PT Roris Jaya Abadi – masalah SIMBG sering menjadi alasan pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) atau Sertifikat Laik Fungsi (SLF) tertunda, bahkan ketika dokumen teknis sudah disiapkan. Pemohon mungkin sudah mengisi data bangunan, melampirkan bukti kepemilikan tanah, dan mengunggah gambar rencana, tetapi permohonannya tidak kunjung bergerak. Ada yang gagal masuk akun, salah memilih layanan, atau harus mengulang pengisian karena data sebelumnya tidak tersimpan. Persoalannya, tidak semua kendala tersebut berasal dari gangguan sistem. Sebagian justru terjadi akibat ketidaksesuaian data administrasi, dokumen teknis, atau tahapan pengajuan yang belum dipahami pemohon.
⚡ Jawaban Singkat
Lima masalah SIMBG yang sering dialami pengguna adalah gagal login, salah memilih jenis layanan, data tidak tersimpan, dokumen gagal diunggah, dan status verifikasi tidak bergerak. Cara mengatasinya dimulai dengan memeriksa akun, mencocokkan data, memperbaiki format dokumen, serta menghubungi operator atau dinas terkait apabila kendala tidak dapat diselesaikan secara mandiri.
Mengapa Masalah SIMBG Bisa Menghambat Pengurusan PBG dan Sertifikat Laik Fungsi?
Masalah SIMBG dapat menghambat pengurusan PBG dan SLF karena setiap permohonan harus melewati tahapan pengisian data, pengunggahan dokumen, serta pemeriksaan oleh instansi berwenang. SIMBG merupakan sistem elektronik berbasis web untuk penyelenggaraan perizinan dan administrasi bangunan gedung. Dasar pengaturannya adalah PP Nomor 16 Tahun 2021.
Berdasarkan PP Nomor 16 Tahun 2021 tentang Bangunan Gedung, penyelenggaraan bangunan gedung mencakup pemenuhan standar teknis dan proses administrasi yang berkaitan dengan PBG maupun SLF.
Artinya, keberhasilan mengirim formulir bukan berarti permohonan otomatis disetujui.
Sebagai contoh, sebuah perusahaan yang hendak mengoperasikan gudang logistik di kawasan MM2100, Kabupaten Bekasi, perlu memastikan data bangunan sesuai dengan dokumen yang digunakan dalam pengurusan perizinan.
Misalnya, gambar teknis menunjukkan bangunan seluas 3.000 meter persegi, tetapi kolom luas bangunan pada permohonan terisi 2.500 meter persegi. Perbedaan tersebut dapat menimbulkan pertanyaan saat pemeriksaan dokumen.
Dalam kondisi seperti ini, mengganti perangkat atau mengulang login tidak menyelesaikan persoalan. Pemohon perlu memeriksa sumber perbedaan datanya.
Hal serupa juga berlaku untuk pengurusan PBG melalui SIMBG. Data yang dimasukkan sebaiknya sudah sesuai dengan dokumen pendukung sebelum permohonan dikirimkan.
Dari sudut pandang pendampingan perizinan, ada satu hal yang sering terlewat: masalah teknis aplikasi dan masalah substansi dokumen harus ditangani dengan cara berbeda.
Jika sistem tidak dapat menyimpan data, pemeriksaan teknis akun dan aplikasi diperlukan. Jika dokumen dikembalikan karena informasi bangunan tidak sesuai, yang harus diperbaiki justru isi dokumennya.
Pembedaan ini membantu pemohon menentukan langkah berikutnya tanpa terus mengulang tindakan yang sama.
1. Kenapa Akun SIMBG Tidak Bisa Login atau Diakses?
Akun SIMBG yang tidak bisa diakses umumnya perlu diperiksa dari tiga sisi: ketepatan informasi login, status aktivasi akun, dan kondisi layanan aplikasi.
Gagal login tidak selalu menunjukkan bahwa akun diblokir.
Beberapa kemungkinan penyebabnya meliputi:
- Alamat email yang digunakan berbeda dari email pendaftaran.
- Kata sandi salah atau sudah pernah diganti.
- Akun baru belum menyelesaikan proses aktivasi.
- Halaman login gagal dimuat akibat masalah koneksi, sesi peramban, atau layanan aplikasi.
Misalnya, staf administrasi sebuah perusahaan mendaftarkan akun menggunakan email kantor. Ketika pengurusan dilanjutkan oleh staf pengganti, ia mencoba masuk menggunakan alamat email lain.
Sistem kemudian menolak login karena informasi akun tidak cocok.
Kasus seperti ini perlu diselesaikan dengan memeriksa identitas akun terlebih dahulu, bukan langsung membuat akun baru.
Cara Mengatasi Gagal Login, Lupa Password, dan Akun Belum Terverifikasi
Mulailah dari langkah sederhana berikut.
- Periksa kembali alamat email yang digunakan saat pendaftaran.
- Pastikan kata sandi diketik dengan benar, termasuk huruf besar dan kecil.
- Gunakan fitur Lupa Password jika tidak mengingat kata sandi.
- Periksa email masuk dan folder spam untuk mencari pesan aktivasi atau pengaturan ulang.
- Coba masuk menggunakan peramban yang diperbarui atau sesi privat jika halaman tetap bermasalah.
Jika akun belum menerima email aktivasi, pemohon dapat menghubungi layanan bantuan resmi SIMBG.
Portal SIMBG menyediakan pusat bantuan untuk kendala aktivasi dan penggunaan aplikasi. Jangan membagikan kata sandi atau kode verifikasi kepada pihak yang mengaku sebagai petugas.
Untuk pemohon yang baru pertama kali menggunakan sistem, memahami cara membuat dan mengelola akun SIMBG dapat mengurangi kesalahan sejak tahap pendaftaran.
2. Salah Memilih Jenis Layanan PBG, SLF, atau RTB di SIMBG
Kesalahan memilih jenis layanan dapat menyebabkan pemohon masuk ke alur pengajuan yang tidak sesuai dengan kebutuhan bangunannya.
PBG adalah persetujuan untuk membangun baru, mengubah, memperluas, mengurangi, atau merawat bangunan gedung sesuai ketentuan.
SLF adalah sertifikat yang menyatakan kelaikan fungsi bangunan gedung sebelum dimanfaatkan.
RTB adalah Rencana Teknis Pembongkaran yang berkaitan dengan pelaksanaan pembongkaran bangunan gedung.
Ketiganya memiliki tujuan dan persyaratan berbeda.
Contohnya, pemilik gedung eksisting ingin mengurus sertifikat laik fungsi, tetapi justru memilih permohonan PBG bangunan baru.
Akibatnya, dokumen dan tahapan yang muncul tidak sesuai dengan tujuan pengajuan.
Sebelum memilih layanan, pahami dahulu perbedaan PBG dan SLF.
Apakah Jenis Permohonan SIMBG yang Salah Bisa Diperbaiki?
Kemungkinan perbaikannya bergantung pada status dan tahapan permohonan.
Apabila pengajuan masih berupa draf, periksa apakah sistem mengizinkan perubahan data atau penghapusan draf.
Jika permohonan sudah dikirim, jangan langsung membuat pengajuan pengganti. Periksa nomor registrasi dan status permohonan, kemudian konsultasikan dengan dinas teknis jika jenis layanan tidak dapat diubah.
Langkah tersebut membantu menghindari pengajuan ganda yang dapat membingungkan proses administrasi.
Untuk bangunan yang telah berdiri, pemohon juga perlu memeriksa apakah kondisi bangunan dan dokumen sebelumnya memerlukan jalur penanganan khusus. Pembahasan mengenai perbedaan jalur perizinan bangunan umum dan bangunan usaha dapat membantu sebelum menentukan jenis permohonan.
💡 Poin Penting: Jangan memilih layanan hanya berdasarkan dokumen yang ingin segera diterbitkan. Periksa terlebih dahulu kondisi bangunan, riwayat perizinan, dan tujuan pengajuan agar tidak perlu mengulang proses dari awal.
3. Data SIMBG Tidak Tersimpan, Berubah, atau Mengalami Rollback
Data yang hilang atau kembali ke versi sebelumnya perlu diperiksa untuk mengetahui apakah perubahan benar-benar gagal tersimpan atau hanya belum ditampilkan dengan benar.
Rollback data adalah kondisi ketika informasi yang ditampilkan kembali ke versi sebelumnya setelah dilakukan perubahan.
Dalam praktik pengisian formulir, kondisi seperti ini perlu dibedakan dari ketidaksesuaian antara data pada aplikasi dan dokumen pendukung.
Misalnya, pemohon sudah mengubah luas bangunan, tetapi setelah membuka kembali formulir, angka lama masih muncul.
Ada kemungkinan perubahan belum berhasil disimpan. Namun, bisa juga terdapat kendala pada pemuatan halaman atau sesi aplikasi.
Jangan langsung berasumsi bahwa seluruh data permohonan telah hilang.
Cara Memeriksa Ketidaksesuaian Data Pemilik, Tanah, dan Dokumen Teknis
Sebelum mengubah data berulang kali, lakukan pemeriksaan berikut:
- Catat nomor permohonan dan bagian formulir yang bermasalah.
- Simpan tangkapan layar sebelum dan setelah perubahan data.
- Pastikan tombol simpan telah digunakan dan periksa pesan yang muncul.
- Buka kembali permohonan untuk memastikan perubahan tercatat.
- Bandingkan data pemilik, informasi tanah, luas bangunan, serta gambar teknis dengan dokumen sumber.
Jika data terus kembali ke versi sebelumnya, simpan bukti kendala dan laporkan melalui saluran bantuan yang sesuai.
Bagi pelaku usaha, pencocokan informasi juga perlu dilakukan ketika pengajuan berkaitan dengan OSS, yaitu sistem Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik.
Namun, jangan menganggap setiap perbedaan data SIMBG dan OSS sebagai gangguan integrasi. Periksa lebih dahulu apakah informasi badan usaha, lokasi kegiatan, dan objek bangunan memang sudah sesuai.
Penjelasan mengenai integrasi SIMBG dan OSS dapat menjadi rujukan untuk memahami fungsi kedua sistem tersebut.
4. Mengapa Dokumen Tidak Bisa Diunggah ke SIMBG?
Dokumen yang gagal diunggah ke SIMBG dapat disebabkan oleh format tidak sesuai, ukuran berkas melampaui batas pada kolom unggahan, koneksi terputus, atau masalah pemuatan aplikasi.
Namun, ada perbedaan antara gagal mengunggah dokumen dan dokumen berhasil diunggah tetapi dinyatakan belum memenuhi persyaratan.
Kondisi pertama merupakan kendala saat pengiriman berkas. Kondisi kedua berkaitan dengan pemeriksaan isi atau kelengkapan dokumen.
Sebagai contoh, gambar rencana arsitektur berhasil masuk ke sistem, tetapi kemudian mendapat catatan karena luas dan tata letak bangunannya tidak sesuai dengan informasi permohonan.
Mengompres file tidak akan menyelesaikan ketidaksesuaian tersebut.
Solusi Format File, Ukuran Dokumen, dan Gambar Teknis yang Ditolak
Dalam panduan resmi penggunaan aplikasi SIMBG untuk pemohon, proses pengunggahan dokumen merupakan bagian dari tahapan pengajuan yang harus diselesaikan sesuai jenis layanan.
Untuk mengurangi kegagalan unggah, lakukan pemeriksaan berikut:
- Gunakan format file sesuai petunjuk pada kolom unggahan.
- Periksa batas ukuran berkas pada menu yang sedang digunakan.
- Pastikan dokumen dapat dibuka dan tidak rusak.
- Berikan nama file yang jelas agar mudah dikenali.
- Tunggu proses unggah selesai sebelum berpindah halaman.
- Pastikan dokumen yang berhasil diunggah tercatat pada daftar berkas permohonan.
Jika dokumen ditolak setelah pemeriksaan, baca catatan perbaikan dari petugas.
Untuk pengajuan SLF, perhatian juga perlu diberikan pada kesesuaian gambar kondisi terbangun atau as-built drawing, yaitu gambar yang menggambarkan kondisi akhir bangunan setelah konstruksi.
Pemilik bangunan dapat mempelajari cara menyiapkan dokumen teknis untuk pengajuan SLF agar kesalahan isi berkas tidak berulang.
Jika kesalahan menyangkut kondisi fisik atau keandalan bangunan, pemeriksaan oleh tenaga teknis yang kompeten mungkin diperlukan. Informasi ini bersifat umum; penyelesaian kasus tertentu sebaiknya dikonfirmasi kepada dinas terkait atau konsultan yang memahami kondisi bangunannya.
5. Status Verifikasi SIMBG Tidak Bergerak: Apa yang Harus Dilakukan?
Status verifikasi SIMBG yang tidak bergerak perlu ditelusuri berdasarkan tahapan permohonan, catatan pemeriksaan dokumen, dan instansi yang sedang memproses pengajuan. Kondisi tersebut tidak selalu menandakan gangguan aplikasi.
Bagi pemohon PBG atau Sertifikat Laik Fungsi, status yang terlihat sama selama beberapa waktu memang menimbulkan kekhawatiran. Apalagi ketika bangunan sudah dijadwalkan untuk digunakan, disewakan, atau menjadi lokasi operasional perusahaan.
Namun, ada perbedaan antara permohonan yang benar-benar mengalami kendala sistem dan permohonan yang masih dalam proses pemeriksaan administrasi maupun teknis.
Menurut informasi layanan pada portal resmi SIMBG, permohonan PBG dan SLF diproses oleh pemerintah kabupaten/kota melalui dinas teknis bidang bangunan gedung dan dinas perizinan sesuai lokasi bangunan.
Karena itu, status yang belum berubah tidak otomatis berarti sistem sedang rusak.
Kapan Harus Menghubungi Operator SIMBG, Dinas Teknis, atau DPMPTSP?
Hubungi instansi terkait ketika permohonan tidak menunjukkan perkembangan, terdapat catatan yang tidak dipahami, atau proses tidak sesuai dengan informasi tahapan pengajuan.
Sebelum menghubungi petugas, lakukan empat pemeriksaan berikut:
- Masuk ke akun SIMBG dan buka daftar permohonan.
- Periksa status terakhir serta tanggal pembaruannya.
- Baca catatan perbaikan atau hasil pemeriksaan yang tersedia.
- Catat nomor registrasi dan siapkan tangkapan layar status permohonan.
Apabila status menunjukkan Perbaikan Dokumen, pemohon perlu memeriksa bagian yang dinyatakan belum sesuai. Panduan SIMBG menjelaskan adanya mekanisme melihat catatan perbaikan dan mengunggah kembali dokumen yang perlu diperbaiki.
Sementara itu, jika berkas sedang menunggu pemeriksaan, koordinasi dapat dilakukan dengan dinas teknis atau Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) setempat.
Sebagai contoh, perusahaan yang sedang mengurus SLF gudang di kawasan Jababeka perlu menghubungi instansi yang berwenang sesuai lokasi administratif bangunannya.
Jangan berasumsi bahwa semua kawasan industri di Bekasi ditangani oleh satu kantor pelayanan yang sama.
Pemohon juga dapat membaca cara memantau status permohonan SLF melalui SIMBG untuk memahami pentingnya pemeriksaan perkembangan berkas.
Satu hal yang sering terlewat adalah notifikasi. Pemohon perlu memeriksa pemberitahuan secara berkala karena informasi perbaikan dokumen dapat memengaruhi kelanjutan proses.
Itulah alasan notifikasi SIMBG saat pengurusan perizinan bangunan sebaiknya tidak diabaikan.
Tabel Diagnosis Masalah SIMBG: Gejala, Penyebab, dan Solusi yang Tepat
Lima masalah SIMBG dapat dikenali melalui gejala yang berbeda, sehingga penanganannya tidak harus dimulai dengan membuat permohonan baru. Tabel berikut membantu pemohon PBG dan SLF menentukan langkah pertama sebelum menghubungi operator atau dinas terkait, sesuai tahapan pemeriksaan dalam sistem SIMBG.
| Masalah SIMBG | Kemungkinan Penyebab | Langkah Penanganan |
|---|---|---|
| Akun gagal login | Email atau password salah, akun belum aktif | Periksa akun dan gunakan fitur pemulihan password |
| Salah jenis layanan | PBG, SLF, atau RTB tidak sesuai tujuan | Periksa status permohonan sebelum mengubah atau mengajukan ulang |
| Data berubah atau hilang | Perubahan gagal tersimpan atau terjadi gangguan tampilan | Simpan bukti, periksa kembali data, lalu laporkan jika berulang |
| Dokumen gagal diunggah | Format, ukuran, atau koneksi bermasalah | Sesuaikan file dengan ketentuan unggahan |
| Verifikasi tidak bergerak | Menunggu pemeriksaan atau perbaikan dokumen | Periksa status dan koordinasikan dengan instansi terkait |
Tabel tersebut merupakan panduan diagnosis awal, bukan daftar penyebab yang sudah pasti terjadi pada setiap permohonan.
Sebagai contoh, dokumen yang tidak bisa diunggah membutuhkan pemeriksaan format file. Sebaliknya, berkas yang berhasil diunggah tetapi mendapat catatan teknis memerlukan pemeriksaan substansi dokumen.
Perbedaan ini menentukan apakah masalah dapat diselesaikan staf administrasi atau membutuhkan bantuan tenaga teknis.
Untuk pengajuan SLF, hasil audit dan uji keandalan bangunan gedung juga perlu dipastikan sesuai dengan dokumen yang diajukan.
Memperbaiki Sendiri atau Meminta Bantuan Operator SIMBG: Mana yang Lebih Efektif?
Penanganan masalah SIMBG sebaiknya disesuaikan dengan sumber kendalanya. Masalah akun dan file dapat diperiksa secara mandiri, sedangkan ketidaksesuaian dokumen teknis atau status pemeriksaan yang tidak jelas mungkin memerlukan bantuan operator, dinas, atau konsultan.
Anggap pengurusan SIMBG seperti mengirim dokumen kontrak kepada bagian legal perusahaan. Jika email gagal terkirim, masalahnya berada pada pengiriman. Namun, jika kontrak sudah diterima tetapi isinya belum sesuai, memperbaiki koneksi internet tidak akan menyelesaikan persoalan.
Begitu juga dengan proses perizinan bangunan.
Perbaikan mandiri lebih tepat ketika masalah berkaitan dengan kata sandi, nama file, format unggahan, atau kesalahan pengisian yang masih dapat diperbaiki.
Sebaliknya, bantuan pihak terkait dibutuhkan ketika persoalan menyangkut interpretasi persyaratan, ketidaksesuaian gambar teknis, atau status permohonan yang membutuhkan konfirmasi petugas.
Misalnya, gambar bangunan pabrik tidak sesuai dengan kondisi aktual di lapangan. Pemohon mungkin perlu melakukan pemeriksaan teknis, bukan sekadar mengganti file PDF.
Dalam situasi tersebut, keterlibatan pengkaji teknis bangunan gedung dapat diperlukan sesuai jenis pemeriksaan dan kondisi bangunan.
Penggunaan konsultan juga bukan jaminan permohonan otomatis disetujui. Keputusan penerbitan tetap mengikuti pemeriksaan dan kewenangan instansi terkait.
Enam Langkah Memeriksa Pengajuan SIMBG Sebelum Mengirim Laporan Kendala
Sebelum melaporkan masalah SIMBG, pemohon sebaiknya melakukan pemeriksaan terstruktur agar petugas dapat memahami kendala tanpa meminta penjelasan berulang.
Langkah ini juga membantu membedakan kesalahan pengguna, masalah dokumen, dan kemungkinan gangguan aplikasi.
- Periksa identitas akun. Pastikan email yang digunakan sesuai dengan akun pemohon.
- Catat nomor permohonan. Simpan nomor registrasi sebagai identifikasi berkas.
- Periksa status pengajuan. Pastikan tahapan terakhir yang tercatat.
- Baca catatan pemeriksaan. Identifikasi dokumen atau data yang memerlukan perbaikan.
- Simpan bukti kendala. Ambil tangkapan layar yang memperlihatkan masalah dan waktu kejadian.
- Hubungi saluran bantuan yang sesuai. Sampaikan nomor permohonan, jenis kendala, dan langkah pemeriksaan yang sudah dilakukan.
Untuk perusahaan yang menangani beberapa gedung sekaligus, setiap permohonan sebaiknya mempunyai arsip tersendiri.
Dokumen tersebut dapat mencakup nomor permohonan, identitas bangunan, gambar teknis, catatan revisi, dan riwayat komunikasi dengan dinas.
Cara ini membantu ketika perusahaan harus menindaklanjuti persyaratan administrasi perizinan bangunan atau memeriksa riwayat pengajuan sebelumnya.
Bagi pemilik pabrik dan gudang, pengarsipan juga bermanfaat untuk kebutuhan pengurusan SLF bangunan industri di kemudian hari.
💡 Poin Penting: Jangan mengajukan ulang permohonan hanya karena statusnya belum berubah. Pastikan dahulu apakah berkas sedang diperiksa, membutuhkan revisi, atau benar-benar mengalami kendala sistem agar tidak menambah pengajuan yang sebenarnya tidak diperlukan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Bagaimana Cara Mengatasi SIMBG yang Tidak Bisa Login?
Periksa email dan kata sandi yang digunakan. Jika lupa password, gunakan fasilitas pengaturan ulang pada halaman login. Apabila akun belum aktif atau email verifikasi tidak diterima, hubungi layanan bantuan SIMBG melalui saluran resmi yang tercantum pada portal.
Mengapa Data yang Sudah Diisi di SIMBG Hilang?
Data yang terlihat hilang dapat terjadi karena perubahan belum berhasil tersimpan, sesi aplikasi bermasalah, atau tampilan belum memperlihatkan pembaruan. Periksa kembali permohonan, simpan tangkapan layar, dan laporkan jika kondisi tersebut berulang. Jangan mengisi ulang seluruh formulir sebelum memastikan status data sebelumnya.
Bagaimana Jika Dokumen SIMBG Selalu Gagal Diunggah?
Periksa format, ukuran, dan kondisi file sesuai ketentuan pada kolom unggahan. Jika berkas berhasil dikirim tetapi kemudian mendapat catatan perbaikan, masalahnya mungkin berada pada isi dokumen, bukan proses unggah. Untuk dokumen SLF, pemohon dapat memeriksa persyaratan dokumen sertifikat laik fungsi sebelum melakukan revisi.
Kenapa Verifikasi Permohonan SIMBG Lama?
Verifikasi dapat membutuhkan waktu karena permohonan masih dalam pemeriksaan administrasi atau teknis, menunggu tindak lanjut, maupun memerlukan perbaikan dokumen. Lama penanganan tidak selalu sama untuk setiap daerah atau jenis bangunan. Periksa status permohonan dan hubungi dinas terkait jika diperlukan penjelasan.
Apakah Pengajuan SIMBG yang Salah Bisa Dibatalkan?
Kemungkinan pembatalan atau perbaikan bergantung pada tahapan permohonan dan fitur yang tersedia. Jika masih berupa draf, periksa pilihan perubahan data. Untuk permohonan yang sudah dikirim, konsultasikan kepada operator atau dinas terkait sebelum mengajukan permohonan baru.
Yang Perlu Anda Lakukan Sebelum Mengajukan Ulang Permohonan SIMBG
Masalah SIMBG tidak selalu membutuhkan tindakan besar. Kadang penyelesaiannya cukup dengan memperbaiki akun, menyamakan data, atau mengunggah dokumen dalam format yang benar.
Namun, ketika kendala berkaitan dengan substansi gambar teknis, kondisi bangunan, atau persyaratan administrasi, penyelesaiannya membutuhkan pemeriksaan yang lebih teliti.
Per November 2026, pemohon tetap perlu memperhatikan PP Nomor 16 Tahun 2021 sebagai dasar penyelenggaraan bangunan gedung, sekaligus memeriksa ketentuan dan petunjuk aplikasi yang berlaku saat permohonan dilakukan.
Untuk bangunan komersial maupun industri di Bekasi, termasuk kawasan MM2100, GIIC, Jababeka, dan Delta Silicon, persiapan dokumen sejak awal dapat membantu mengurangi perbaikan berulang.
Sebelum mengajukan ulang, pastikan jenis layanan memang benar, seluruh dokumen sesuai, dan status permohonan sebelumnya sudah diklarifikasi.
Apabila diperlukan pendampingan, konsultan SLF seperti PT Roris Jaya Abadi dapat membantu meninjau kesiapan dokumen PBG dan SLF, memeriksa kesesuaian teknis bangunan, serta mendampingi koordinasi pengurusan sesuai kebutuhan.
Pelaku usaha yang sedang menyiapkan legalitas gedung juga dapat mempelajari hubungan SLF dengan perizinan berusaha agar memahami kaitan antara kelayakan bangunan dan kegiatan operasional.
Intinya, jangan terburu-buru menyalahkan aplikasi atau mengulang permohonan. Cari dahulu sumber kendalanya, kumpulkan bukti, lalu tentukan penanganan yang tepat.
Pernah mengalami masalah SIMBG yang berbeda dari lima kendala di atas? Silakan ceritakan pengalaman atau ajukan pertanyaan Anda melalui kolom komentar.

Direktur PT Roris Jaya Abadi; menangani legalitas dan perizinan bangunan gedung (PBG, SIMBG, OSS) serta pendampingan kepatuhan regulasi PP 16/2021 jo. PP 28/2025 bagi pemilik gedung dan pelaku usaha.
