Pahami kondisi teknis bangunan sebagai dasar perencanaan pemeliharaan, perbaikan, dan kebutuhan dokumen bersama PT Roris Jaya Abadi.
Apakah Anda membutuhkan evaluasi kondisi bangunan, sedang mempersiapkan SLF, atau merencanakan perubahan penggunaan ruang?
PT Roris Jaya Abadi menyediakan konsultasi, studi kelaikan, pemeriksaan lapangan, serta pengujian sesuai kebutuhan proyek. Lingkup pekerjaan disusun berdasarkan tujuan evaluasi, karakter bangunan, kondisi aktual, dan dokumen yang tersedia.
Mulai dengan menyampaikan lokasi, fungsi bangunan, riwayat penggunaan, serta bagian yang ingin diperiksa.
Konsultasikan Kebutuhan Pemeriksaan Bangunan
Apa Itu Audit dan Uji Keandalan Bangunan?
Dalam layanan ini, audit merupakan peninjauan dokumen dan kondisi bangunan untuk mengevaluasi aspek teknis sesuai lingkup penugasan.
Pengujian dilakukan apabila diperlukan data tambahan untuk mendukung analisis. Bentuknya dapat berupa pengukuran, pengujian lapangan, atau pengujian laboratorium sesuai kebutuhan teknis.
Pemeriksaan visual memberikan informasi awal mengenai kondisi yang terlihat. Kesimpulan mengenai bagian bangunan yang dievaluasi perlu mempertimbangkan kecukupan dokumen, hasil pemeriksaan, dan data pengujian yang relevan.
Empat Aspek Keandalan Bangunan
Keandalan bangunan mencakup beberapa aspek yang saling berkaitan:
| Aspek | Fokus Evaluasi |
|---|---|
| Keselamatan | Kemampuan terhadap beban, proteksi kebakaran, serta perlindungan terhadap bahaya petir dan kelistrikan |
| Kesehatan | Penghawaan, pencahayaan, pengelolaan air, sanitasi, dan penggunaan bahan |
| Kenyamanan | Ruang gerak, kondisi udara, pandangan, getaran, serta kebisingan |
| Kemudahan | Akses menuju dan di dalam bangunan serta kelengkapan fasilitas pendukung |
Lingkup pemeriksaan tidak selalu mencakup seluruh aspek sekaligus. Bagian yang dievaluasi dan batas penilaiannya perlu dijelaskan sebelum pekerjaan dimulai.
Kapan Layanan Ini Dapat Dikonsultasikan?
Anda dapat menghubungi kami ketika:
- Membutuhkan data kondisi bangunan untuk menyusun rencana pemeliharaan.
- Sedang mempersiapkan pengajuan atau perpanjangan SLF.
- Menemukan kerusakan atau perubahan kondisi yang memerlukan evaluasi teknis.
- Merencanakan renovasi, penambahan ruang, atau perubahan penggunaan.
- Memiliki gambar dan dokumen yang perlu dibandingkan dengan kondisi terbangun.
- Membutuhkan tindak lanjut atas temuan pemeriksaan sebelumnya.
- Ingin menentukan kebutuhan pemeriksaan sebelum menyusun anggaran perbaikan.
Sampaikan tujuan evaluasi sejak awal agar pekerjaan diarahkan untuk menjawab kebutuhan Anda.
Lingkup Audit dan Pengujian
Peninjauan Dokumen Teknis
Pemeriksaan dimulai dengan memahami informasi yang tersedia, seperti gambar bangunan, spesifikasi, perhitungan, laporan pengujian, dan catatan pemeliharaan.
Peninjauan ini membantu mengidentifikasi data yang dapat digunakan serta informasi tambahan yang masih diperlukan.
Survei Kondisi Aktual
Survei dilakukan untuk mendokumentasikan kondisi pada area yang termasuk dalam penugasan. Akses pemeriksaan, metode pencatatan, dan keterbatasan pengamatan dibahas bersama pengelola lokasi.
Evaluasi Aspek Bangunan
Sesuai kebutuhan proyek, pembahasan dapat mencakup arsitektur, struktur, sistem mekanikal dan elektrikal, plambing, serta aspek pendukung lainnya.
Apabila terdapat indikasi yang memerlukan pemeriksaan lanjutan, kebutuhan tersebut dijelaskan sebelum pekerjaan tambahan dilaksanakan.
Pengujian Lapangan dan Laboratorium
Jenis pengujian ditentukan berdasarkan tujuan pemeriksaan, kondisi objek, dan data yang dibutuhkan untuk analisis.
Lokasi, jumlah titik, metode, pengaturan akses, serta dampak kegiatan pengujian perlu disepakati terlebih dahulu. Paket pengujian tidak disamakan untuk setiap bangunan.
Analisis dan Rekomendasi
Data yang diperoleh menjadi bahan evaluasi sesuai lingkup pekerjaan. Rekomendasi dapat berupa kebutuhan pemeliharaan, perbaikan, pelengkapan dokumen, atau pemeriksaan lanjutan berdasarkan hasil kajian.
Hasil Pekerjaan yang Dapat Dibahas dalam Penawaran
Pastikan penawaran menjelaskan bentuk hasil yang akan Anda terima. Sesuai penugasan, hasil pekerjaan dapat mencakup:
- Ringkasan dokumen dan data yang ditinjau.
- Dokumentasi kondisi lapangan.
- Hasil pengukuran atau pengujian yang dilaksanakan.
- Analisis pada aspek yang diperiksa.
- Temuan dan rekomendasi tindak lanjut.
- Batas pemeriksaan serta keterbatasan data.
Kebutuhan gambar tambahan, perencanaan perbaikan, pemeriksaan ulang, dan pendampingan perizinan perlu disebutkan apabila termasuk dalam pekerjaan.
Data Awal yang Perlu Disiapkan
| Kelompok Informasi | Contoh Data |
|---|---|
| Identitas bangunan | Lokasi, fungsi, luas, jumlah lantai, dan perkiraan tahun pembangunan |
| Tujuan pemeriksaan | Kebutuhan SLF, pemeliharaan, renovasi, atau evaluasi kondisi tertentu |
| Dokumen bangunan | IMB atau PBG, SLF, gambar rencana, dan as-built drawing yang tersedia |
| Riwayat teknis | Renovasi, penambahan ruang, perubahan penggunaan, dan perbaikan sebelumnya |
| Pemeriksaan terdahulu | Laporan pengujian, kajian, atau pemeriksaan berkala |
| Informasi operasional | Jam kegiatan, area terbatas, ketentuan keselamatan, dan PIC lokasi |
Jika sebagian data belum tersedia, informasikan kondisinya agar keterbatasan tersebut dapat dipertimbangkan saat menyusun lingkup pekerjaan.
Pelaksanaan Pemeriksaan di Bangunan Aktif
Pada gedung yang tetap digunakan, kegiatan pemeriksaan perlu dikoordinasikan dengan pengelola.
Sebelum pelaksanaan, kami membahas jadwal kunjungan, pendamping lokasi, persyaratan keselamatan, akses area, serta ketentuan dokumentasi. Pengujian yang membutuhkan pembatasan aktivitas atau penghentian sementara sistem perlu disetujui terlebih dahulu.
Untuk kebutuhan fasilitas industri, lihat juga layanan SLF Pabrik dan Gudang.
Hubungan Audit dengan SLF dan PBG
Hasil pemeriksaan atau kajian dapat menjadi bagian dari dokumen pendukung sesuai kebutuhan proses terkait. Laporan audit tidak dengan sendirinya menjadi SLF atau persetujuan perubahan bangunan.
Apabila tujuan pemeriksaan berkaitan dengan perizinan, kebutuhan pendampingannya dapat dibahas melalui:
- Jasa Pengurusan SLF untuk bangunan yang membutuhkan pengajuan SLF.
- Perpanjangan SLF untuk pembahasan pembaruan sertifikat sebelumnya.
- Jasa PBG untuk kebutuhan perencanaan dan dokumen persetujuan bangunan.
Biaya dan Jadwal Pemeriksaan
Biaya serta waktu pekerjaan dipengaruhi oleh luas dan kompleksitas bangunan, aspek yang diperiksa, kelengkapan dokumen, jumlah titik pengujian, kebutuhan laboratorium, dan akses lokasi.
Penawaran perlu menjelaskan metode, hasil pekerjaan, jadwal, serta komponen biaya. Pemeriksaan tambahan atau perubahan lingkup dibahas berdasarkan kebutuhan dan persetujuan bersama.
Minta Penawaran Audit Bangunan
Pelajari Keandalan dan Keselamatan Bangunan
Untuk bacaan pendukung mengenai pemeriksaan dan kondisi teknis bangunan, kunjungi kategori Audit, Uji Keandalan & Keselamatan Bangunan Gedung.
Anda juga dapat mengenal dokumentasi pengalaman perusahaan melalui halaman Klien & Portofolio.
Diskusikan Kebutuhan Bangunan Anda
Mulai dengan konsultasi awal gratis untuk membahas tujuan pemeriksaan dan informasi yang tersedia. Survei, pengujian, analisis, serta penyusunan laporan dibahas dalam penawaran tersendiri.
PT Roris Jaya Abadi
Telepon/WhatsApp: 0852-9526-6259
Email: [email protected]
Jam layanan: Senin–Jumat, 08.00–17.00 WIB
Alamat serta petunjuk arah tersedia pada halaman Kontak. Lihat seluruh pilihan Layanan Kami.
